BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah) 2023 di MI AL-IMAN Tampingmojo
Kegiatan BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah) dilaksanakan oleh Petugas dari Puskesmas Tembelang kepada anak Kelas 1 dan Kelas 5 di ruang kelas 1 MI AL-IMAN Tampingmojo Tembelang berjalan tertib dan lancar, Rabu(13/09/2023)
Pemerintah telah menetapkan imunisasi rutin lengkap sebagai prasyarat pendaftaran masuk Sekolah Dasar melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri Tahun 2022 antara Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Agama, serta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Puskesmas Tembelang bersama MI AL-IMAN Tampingmojo memasukkan agenda Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) sebagai kegiatan wajib Unit Kesehatan Sekolah (UKS) sehingga memberikan kesadaran dari orang tua untuk mengimunisasi anak-anaknya.
BIAS merupakan kegiatan nasional meliputi pemberian imunisasi pada anak Sekolah Dasar (SD / MI) sederajat yang dilaksanakan dua kali setahun pada setiap bulan Agustus untuk imunisasi Campak, Rubela, dan Human Papiloma Virus (HPV). Sedangkan setiap bulan November untuk imunisasi Diphteria Tetanus (DT) dan Tetanus diphteria (Td).
Kementerian Kesehatan mencatat, cakupan BIAS pada tahun 2022 sudah mencapai 90 persen. Namun, Masih ada capaian imunisasi Tetanus Diphteria lanjutan yang masih di bawah 90 persen. Untuk meningkatkan cakupan tersebut diharapkan Kolaborasi pemerintah pusat, daerah, tokoh masyarakat dan tokoh agama dapat lebih ditingkatkan.
Petugas Puskesmas Tembelang mengatakan bahwa imunisasi MR untuk anak-anak kelas 1 dan imunisasi HPV untuk kelas 5 dan Kelas 6 yang Putri. dilakukan untuk memberikan perlindungan kepada anak usia Sekolah Dasar terhadap penyakit seperti campak, rubela, kanker serviks, difteri, dan tetanus.
"Pemberian imunisasi lanjutan kepada anak-anak untuk membentuk kekebalan kelompok atau Herd Immunity, ini sangat penting sehingga mereka memiliki kekebalan tubuh yang baik. Karena imunitas kita ini bisa turun, makin tahun perlu ada booster ulang. Anak yang tidak di imunisasi lengkap tidak memiliki kekebalan sempurna terhadap penyakit-penyakit berbahaya sehingga mudah tertular penyakit, dan dapat menjadi sumber penyakit bagi orang lain," Ucapnya
Pelaksanaan BIAS dimulai dari pelaporan data sasaran dari MI AL-IMAN Tampingmojo kepada Puskesmas Tembelang untuk penyiapan logistik vaksin dan vaksinator.
Formulir riwayat imunisasi peserta didik diberikan kepada Petugas UKS di MI AL-IMAN Tampingmojo untuk informasi pengingat kepada orang tuanya. Selain itu, untuk mengantisipasi mencatat Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Seperti setelah di imunisasi mengalami reaksi lokal ,badan panas maka anak minum obat penurun panas yang sudah diberikan.
Maka dari itu, diperlukan dukungan dari orang tua atau wali peserta didik tentang keamanan vaksin dan pentingnya anak mendapatkan imunisasi rutin lengkap perlu dilanjutkan.
Tidak ada komentar